Senin, 19 November 2012

Dampak Positif dan Negatif Menonton Film Kartun

 


Menonton film animasi adalah hal lazim untuk para anak-anak,bahkan remaja dan dewasa memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap animasi,mulai dari tv sampai komik,semuanya tak lepas dari alur cerita yang imajinatif dan terkesan heroik,namun tau kah kalian beberapa fakta kini telah didapatkan seputar dampak positif dan negatif dari menonton film animasi,mempengaruhi imajinasi dan kreativitas, yah okelah pasti ini dapat meningkatkan kemampuan berfikir dan ide anak,tapi tak jarang justru dampek negatif yang muncul mulai dari hal kecil sampai yang besar,simak ulasan kematian Revino Siahaya, anak berusia 10 tahun, yang disinyalir bunuh diri akibat meniru gaya dalam film kartu Naruto.


Berdasarkan hasil penyelidikan pihak yang berwajib, memang itdak ada indikasi adanya pengaruh film tersebut terhadap kematian Revino. Tetapi menurut KPI kasus ini menimbulkan keresahan dari masyarakat akan sinyalemen bahwa film kartun Naruto mempunyai pengaruh buruk terhadap perilaku anak.
Kasus Naruto tersebut menambah panjang catatan ihwah film animasi kartun televisi yang mendapat protes masyarakat. Kita tentu masih ingat, beberapa waktu silam film animasi kartun Sinchan dan Doraemon, banyak mendapat kritik bagi masyarakat karena dinilai kurang edukatif dan tidak sesuai untuk anak-anak.
Sinchan dalam beberapa serialnya menampilkan perilaku yang menjurus ke arah pornografi. Sementara film animasi kartun Doraemon banyak disoroti karena memanjakan tokoh Nobita dengan hal-hal yang bersifat instan. Ini menyebabkan tokoh Nobita menjadi sosok anak yang malas dan kurang mandiri, selalu mengandalkan Doraemon dalam menyelesaikan setiap masalah yang dihadapi. Perilaku kedua tokoh kartun tersebut, dikhawatirkan pihak orangtua bisa memberi pengaruh negatif bagi perkembangan anak.
Kembali pada Naruto, pada dasarnya film ini memang cukup menarik. Bercerita tentang petualangan seorang bocah dari perkampungan ninja bernama Konoha. Film animasi kartun ini menampilkan hal yang berbeda dari sosok ninja pada umumnya. Tokoh-tokoh ninja dalam kisah Naruto tampil lebih terbuka, fashionable, lepas dari mainstream figur ninja klasik yang cenderung berpenutup wajah dan misterius. Begitu pula dengan persenjataan. Kalau ninja klasik banyak mengandalkan kepiawaian dalam memainkan jurus samurai, tombak dan senjata rahasia, maka Naruto dan kawan-kawan digambarkan lebih hebat dari itu. Mereka tidak lagi tergantung pada senjata konfensional karena memiliki kesaktian luar biasa.
Dengan menggunakan teknis animasi modern, ilmu-ilmu yang ditampilkan menjadi tampak hebat, dramatik, dan heroik. Wajar apabila banyak disukai oleh anak-anak. Tapi, di lain sisi, harus diakui, sepanjang film ini selalu tak lepas dari adegan kekerasan. Pertempuran yang tak jarang berujung pada pembunuhan, selalu menjadi pilihan dalam menyelesaikan setiap masalah, yang diangkat sebagai inti cerita. Tidak berlebihan apabila orangtua menjadi khawatir.


***
Bila kita cermati, sebenarnya memang banyak film animasi kartun di televisi yang menampilkan adegan kekerasan. Ironisnya, animasi kartun di televisi bagi sebagian besar masyarakat masih dianggap sebagai film anak-anak. Padahal kita tidak tahu, film impor tersebut di negara asalnya apakah memang jelas-jelas untuk konsumsi anak-anak, atau tidak?
Sebagai contoh, film animasi kartun ‘Tom and Jerry’ yang populer dan sangat digemari oleh anak-anak. Banyak orangtua yang merasa aman-aman saja dan membiarkan buah hati mereka menonton animasi kartun tanpa perlu mendampinginya. Padahal, film animasi karya duo animator William Hanna dan Joseph Barbera ini bila diperhatikan sarat dengan adegan kurang terpuji. Film kartun legendaris yang pertama kali diproduksi tahun 1940 ini, hampir di setiap penayangannya tampil penuh kekerasan maupun keisengan yang cenderung ekstrem. Perseteruan abadi tokoh kucing dan tikus ini selalu diwarnai dengan upaya saling mengalahkan dengan melakukan pemukulan, penusukan, pembakaran, jebakan, peledakan, penyiksaan terhadap masing-masing tokoh maupun perusakan materi seperti melempar piring, membanting gelas dan lain sebagianya. Meski semua itu dikemas dalam balutan humor, sehingga tampak jenaka, namun bagi anak-anak yang belum bisa berpikir panjang bisa jadi apa yang diperagakan oleh tokoh Tom dan Jerry dianggap sebagai legalitas bagi mereka untuk melakukan hal serupa dalam pergaulan sehari-hari.
Lalu bagaimana seharusnya? Film animasi yang bagaimana yang benar-benar ideal untuk anak-anak? Memang sulit untuk menemukannya. Tapi tak menutup kemungkinan, bahwa dampak negatif yang selalu dikhawatirkan masyarakat atas film kartun animasi televisi terhadap anak, bisa diminimalisir.
Misalnya; (satu); ada pelabelan atau pengkategorian yang jelas dan tegas dari KPI atau lembaga terkait terhadap film animasi kartun televisi, apakah untuk anak-anak, remaja, dewasa, atau segala usia; (dua), pihak LSF lebih ketat lagi dalam melakukan sensor; (tiga), orangtua menyempatkan waktu untuk selalu mendampingi anak-anak saat menonton film animasi kartun, dan siap memberikan penjelasan seperlunya apabila ada adegan yang tak pantas untuk anak-anak; (empat), komitmen pihak televisi untuk memproduksi film animasi kartun bernuansa budaya lokal, sekaligus sebagai upaya memberdayakan dan mengakomodasi potensi animator dalam negeri.
Mengingat dewasa ini ilmu dan teknik animasi banyak diajarkan secara akademis di perguruan tinggi seni maupun teknik informatika, maka anak bangsa yang handal dan potensial membuat film animasi cukup melimpah. Banyak cerita rakyat dan kisah-kisah budi pekerti yang bisa diaktualisasikan kembali menjadi animasi kartun televisi, sehingga kita tidak dijajah produk film impor, dan tanpa disadari dipaksa untuk permisif terhadap budaya asing melalui setting, istiadat dan perilaku para tokohnya yang belum tentu sesuai dengan budaya Indonesia.

disisi lain film animasi jutru memberi dampak positif sebagai media pengajaran bagi anak usia dini. Film animasi adalah salah satu media pengajaran yang dapat digunakan untuk menyampaikan bahan ajar pada anak, dengan gambar yang menarik, perhatian anak akan langsung tertuju ke sana sehingga proses pembelajaran dengan menggunakan film animasi akan melahirkan suasana yang menyenangkan bagi anak. (Rivai,M. 2007 : 20)





Peningkatan kosakata dapat dilakukan dengan banyak cara melalui membaca, mendengarkan, dan menonton. Peningkatan kosakata atau penguasaan kosakata tersebut lebih banyak dilakukan di dunia pendidikan, terutama di lembaga Pra sekolah seperti lembaga PAUD, mengingat kosakata anak masih terbatas. Peningkatan kosakata anak dalam Menu Generik PAUD sebagai kurikulum yang digunakan di lembaga PAUD yang digunakan saat ini berada pada pengembangan kemampuan bahasa yang menekankan pada hasil belajar agar anak memiliki perbendaharaan kata yang diperlukan untuk berkomunikasi sehari-hari. Menurut Tarigan (1993 : 3) "Secara umum, untuk memperkenalkan kosakata pada anak perlu diperkenalkan terlebih dahulu dengan kosakata dasar, diantaranya ialah perbendaharaan kata benda universal, kata kerja pokok, dan kata bilangan pokok.
Umumnya upaya peningkatan kosakata di lembaga PAUD dilakukan dengan menciptakan situasi yang memberikan kesempatan pada anak untuk mengembangkan kemampuan bahasanya. Kesempatan ini dilakukan melalui kegiatan bercakap-cakap, bercerita, dan tanya jawab. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan media pengajaran bahasa anak khususnya dalam peningkatan kosakata anak, misalnya guru PAUD menyediakan media pengajaran, seperti boneka, mobil-mobilan, buku cerita, kartu bergambar, foto, dan papan planel. Penggunaan media pengajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak serta motivasi belajar anak. Selain itu, menurut Arsyad. A (2002 : 26) "penggunaan media pengajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang, dan waktu, serta dapat memberikan kesamaan pengalaman pada anak tentang peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka". Sudjana dan Rivai (1992 : 2) mengemukakan manfaat media pengajaran dalam proses belajar siswa, yaitu "pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat memotivasi belajar dan siswa dapat lebih banyak melakukan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga aktifitas lainnya seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, memerankan, dan lain-lain". 




Berdasarkan pendapat beberapa ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pengajaran dapat memberikan manfaat dalam proses belajar mengajar di lembaga PAUD yaitu dapat membantu guru untuk memperjelas bahan ajar, memotivasi anak agar lebih bersemangat untuk terlibat dalam proses pembelajaran, serta membuat metode yang dilakukan lebih bervariasi sehingga membuat hasil belajar yang diharapkan pada anak lebih bermakna.
Dari sekian banyak media yang dapat digunakan di lembaga PAUD, film animasi merupakan salah satu media pengajaran yang dapat digunakan untuk membantu dalam meningkatkan kosakata anak. Film animasi merupakan media yang menyajikan pesan audiovisual dan gerak. Oleh karenanya, film memberikan kesan yang impresif bagi penontonnya. Media film ini pada umumnya disenangi oleh anak-anak karena karakter gambar animasi yang menarik. Hamalik (Arsyad. A : 2003 : 15) mengemukakan bahwa kelebihan penggunaan film animasi dalam proses pembelajaran dapat melengkapi pengalaman-pengalaman dasar dari anak ketika bercakap-cakap,tanya jawab dan Iain-lain, menggambarkan suatu proses secara tepat yang dapat disaksikan secara berulang-ulang bila dipandang perlu. Serta mendorong dan meningkatkan motivasi anak dalam menanamkan sikap dan segi-segi afektif lainnya.
Ahli psikologi, Jerone Brunner (Prayitno, 1986 : 119) mengemukakan bahwa " jika dalam belajar anak dapat diberi pengalaman langsung melalui media, maka situasi pembelajarannya itu akan meningkatkan kegairahan dan minat anak dalam belajar". Penggunaan media yang tepat menjadi suatu kebutuhan yang tidak bisa diabaikan begitu saja dalam pembelajaran di lembaga PAUD.
Gambar-gambar dan suara yang muncul pada film yang menampilkan tayangan cerita dalam bentuk animasi kartun juga membuat anak tidak cepat bosan, sehingga dapat merangsang anak mengetahui lebih jauh lagi serta anak-anak didorong untuk mengenal dan mengetahui manfaat teknologi, sekaligus merangsang minat mereka untuk belajar dan antusias terhadap cerita yang ditayangkan pada film animasi khususnya pada proses pembelajaran yang menunjang pada peningkatan kosakata anak. 



Para peneliti telah melakukan banyak penelitian tentang pengaruh penggunaan media film animasi dalam proses pembelajaran pada siswa. Dengan membandingkan pengaruh penggunaan film animasi dan penggunaan gambar terhadap kemampuan membuat cerita narasi pada siswa SMU, Hendriana (2005 : 73) mendapatkan bahwa penggunaan media film animasi dapat meningkatkan kemampuan membuat cerita narasi pada siswa secara signifikan. Studi lain yang menguji pengaruh penggunaan animasi dalam membantu meningkatkan kemampuan berbicara pada anak Tunagrahita, Ernawati (2008 : 47) melaporkan bahwa penggunaan animasi sangat berpengaruh terhadap kemampuan berbicara anak Tunagrahita. Berkenaan dengan pembelajaran kosakata, studi eksperimen yang menguji pengaruh penggunaan media audiovisual terhadap kosakata anak-anak Sekolah Dasar, dilakukan oleh Dwi Murhadi (2005 : 67) menunjukkan bahwa pembelajaran kosakata dengan menggunakan media audiovisual sangat berpengaruh terhadap perbendaharaan kosakata siswa. Selanjutnya, Lutfiyah (2008 : 68) melakukan eksperimen terhadap peningkatan perbendaharaan kosakata dasar dengan menggunakan media gambar dan hasilnya menunjukkan bahwa media gambar berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perbendaharaan kosakata anak. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media film animasi yang merupakan salah satu media audiovisual dapat berpengaruh terhadap kemampuan berbahasa pada siswa seperti kemampuan mengarang cerita, berbicara, dan meningkatkan kosakata siswa. Sehingga peneliti berasumsi bahwa penggunaan film animasi dalam proses pembelajaran di lembaga PAUD dapat membantu anak dalam pengembangan berbahasa terutama dalam upaya meningkatkan kosakata dasar.
Berdasarkan uraian di atas, peneliti bermaksud untuk mengadakan penelitian dengan judul : Pengaruh Penggunaan Media Film Animasi Terhadap Peningkatan Kosakata Dasar Anak Usia 4-5 tahun . 



Anomali kembali terjadi ,beberapa acara televisi anak-anak berakibat buruk untuk otak anak menurut sebuah studi baru tentang menonton kartun. Dampaknya adalah anak-anak tidak bisa berkonsentrasi atau fokus dengan baik setelah menonton film kartun tertentu.
Hal ini terungkap, seperti dirilis oleh CNN Health (12/09/2011), dari hasil penelitian oleh ahli dari University of Virginia mengenai dampak film kartun yang mereka sebut dengan istilah “animated kitchen sponge” atau yang kita kenal dengan kartun Spongebob terhadap kemampuan berpikir anak. Selain CNN Health, Washington Post pun memberitakan hasil penelitian ini.
Peneliti dari University of Virginia tersebut melakukan pengujian terhadap 60 sampel anak usia 4 tahun dengan memberikan perlakuan yang berbeda. Mereka dibagi ke dalam tiga kelompok: 20 anak kelompok pertama diberikan tontonan 9 menit film kartun animasi cepat Spongebob, 20 anak kelompok kedua diberikan tontonan film animasi lambat Calliou, dan 20 anak kelompok ketiga disuruh menggambar dengan krayon dan spidol.
Peneliti kemudian melakukan tes kemampuan berpikir anak setelah melakukan aktivitas tersebut. Hasilnya adalah kelompok anak yang diberikan perlakuan untuk menonton film Spongebob paling buruk dibandingkan dua kelompok anak lain. Para peneliti menduga bahwa otak mendapat overtaxed atau lelah dari rangsangan-rangsangan cepat dari kartun animasi Spongebob.


Untuk jangka panjang, dampak tersebut masih merupakan pertanyaan terbuka yang harus dibuktikan lebih lanjut. Beberapa penelitian lain telah menemukan hubungan antara acara televisi dengan rentang perhatian anak-anak, terutama pada anak muda, sementara yang lain tidak. Peneliti khawatir acara-acara televisi tersebut memberikan dampak panjang terhadap kemampuan berpikir anak di masa depan. Hal ini disebabkan anak-anak prasekolah menonton televisi minimal 90 menit sehari, dan menurut para peneliti lainnya memperkirakan anak-anak muda menonton televisi antara dua sampai lima jam sehari. Jika ini dikalkulasikan maka jika orang itu hidup 70 tahun, maka 7 sampai 10 tahun masa hidupnya dihabiskan untuk menonton televisi. Hal ini ditambah lagi dari hasil penelitian lain yang menunjukkan bahwa 32 persen anak dari usia 2 sampai 7 tahun dan 65 persen anak dari usia 8 sampai 18 tahun memiliki televisi di kamar tidurnya.
American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan orangtua untuk membatasi anak-anak dari tontonan televisi dan media hiburan lain (seperti video games dan lainnya) tidak lebih dari 1 sampai 2 jam per hari dan tidak membiarkan anak berumur 2 tahun untuk menonton televisi sama sekali. Para peneliti juga mengatakan bahwa ketika otak anak-anak yang masih berkembang dibombardir dengan stimulasi terlalu banyak, dapat mengganggu kemampuan mereka untuk belajar fokus secara baik. Dia menyarankan bahwa orang tua mengawasi apa yang anak-anak mereka menonton.
"Inti dari penelitian ini dan banyak penelitian lain adalah bahwa apa yang ditonton anak Anda sama pentingnya dengan berapa banyak mereka tonton. Ini bukan tentang mematikan televisi, ini tentang mengubah saluran," kata Dr Dimitri Christakis, direktur Pusat Kesehatan Anak University of Washington dan penulis editorial di Jurnal Pediatric.


Angelina Lillard dan Peterson Jenifer, peneliti yang melakukan riset tersebut sekaligus penulis jurnal, mengatakan hanya dengan 9 menit anak menonton film kartun Spongebob tersebut telah memiliki efek negatif pada fungsi eksekutif otak anak. Orang tua harus waspada terhadap hal ini, karena sedikitnya akan mempengaruhi fungsi otak dalam jangka pendek.
Sementara itu, Nickelodeon yang dimiliki oleh Viacom International, produsen kartun SpongeBob SquarePants, merilis pernyataannya untuk CNN ketika ditanya tentang studi ini. "Dari ke-60 anak yang diteliti, itu bukan target dari film kartun Spongebob. Kartun itu dirancang untuk anak usia 6 - 11-tahun bukan untuk usia anak 4 tahun, seperti sampel anak yang digunakan dalam penelitian.  Selain itu, durasi menonton selama 9 menit adalah metodologi yang dipertanyakan. Durasi selama itu tidak mungkin memberikan dasar untuk sebuah temuan yang valid, di mana orang tua bisa mempercayainya”.


Namun Christakis mengatakan bahwa metodologi penelitian yang digunakan adalah valid meskipun penelitian ini menggunakan sampel kecil, tetapi desain penelitiannya lebih kuat dari penelitian sebelumnya dan temuannya adalah signifikan. Ia menekankan bahwa yang penting adalah para orang tua mengambil pesan utama dari penelitian ini, yaitu banyak orang tua memiliki aturan tentang batasan jumlah waktu menonton bagi anak, tetapi jauh lebih sedikit memiliki batasan pada apa yang mereka tonton.
. Doraemon doraemon032408 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Doraemon adalah judul sebuah manga populer yang dikarang Fujiko F. Fujio sejak tahun 1969 dan berkisah tentang kehidupan seorang anak pemalas kelas 5 SD yang bernama Nobi Nobita yang didatangi oleh sebuah robot kucing bernama Doraemon yang datang dari abad ke-22. Dia dikirim untuk menolong Nobita agar keturunan Nobita dapat menikmati kesuksesannya daripada harus menderita dari utang finansial yang akan terjadi di masa depan, yang disebabkan karena kebodohan Nobita. 2. Tom famous cartoon character tom and jerry 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Tom and Jerry adalah sebuah serial animasi Amerika Serikat hasil produksi MGM yang bercerita tentang sepasang kucing (Tom) dan tikus (Jerry) yang selalu bertengkar. Seri animasi ini adalah pemenang Academy Award (Piala Oscar) dan membentuk dasar dari seri sukses studio Metro-Goldwyn-Mayer (MGM). Cerita pendek mereka ini diciptakan, ditulis dan disutradarai oleh 2 orang animator bernama William Hanna dan Joseph Barbera (mereka kemudain terkenal sebagai Hanna-Barbera). 3. Garfield famous cartoon character garfield 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Garfield adalah sebuah komik strip oleh Jim Davis yang menceritakan tentang Garfield sebagai tokoh utama yang merupakan seekor kucing peliharaan Jon Arbuckle. Tokoh lainnya adalah Odie, seekor anjing yang kurang cerdas. Pada tahun 2006, komik strip ini dilisensikan kepada sekitar 2.570 surat kabar dan majalah serta memegang rekor pada Guinness World Record sebagai komik strip yang paling luas dilisensikan di dunia. Nama Garfield diambil dari nama kakek Jim, James Garfield Davis, yang dahulu namanya diambil dari nama Presiden Amerika Serikat, James Garfield. 4. Felix The Cat FELIX%2BTHE%2BCAT 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Felix the Cat terinspirasi dari kipling The Cat That Walked By Himself dalam Just So Stories yang dipublikasikan pada tahun 1902. aslinya ia diciptakan oleh seorang animator muda bernama Otto Messmer, dengan filmnya yang berdurasi 5 menit, Feline Follies (1919) dan Musical Mews (1919), saat itu Felix dikenal sebagai “Master Tom”. Lewat filmnya yang ke tiga, The Adventures of Felix, (1919), barulah kucing tersebut memiliki namanya sendiri. Pada tahun-tahun awalnya, kartun-kartun Felix didistribusikan oleh Paramount Pictures, dan kemudian oleh M.J. Winkler. Messmer menyutradarai dan menganimasikan lebih daru 175 kartun Felix the Cat antara tahun 1919 hingga 1929 (10 tahun). Felix adalah tokoh pertama yang dibuat merchandisenya secara meluas, ia mulai pada tahun 1923 hingga 1966. 5. Sylvester Sylvester 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Sylvester J. Pussycat, Sr. atau Sylvester (the Cat) adalah sebuah tokoh kartun dalam serial Looney Tunes dan Merrie Melodies produksi dari Warner Bros. Sylvester memakai nama yang disadur dari felis silvestris. Sylvester menggambarkan seekor kucing berwarna hitam dan putih milik Granny. Sylvester selalu dipelihara Granny. Sasaran yang diincar Sylvester ialah Tweety, Speedy Gonzales dan Hippety Hopper. Sylvester kadang-kadang bekerjasama dengan Wile E. Coyote waktu menangkap Speedy Gonzales dalam adu lomba cepat antara Speedy Gonzales dan Road Runner. Karakter ini kadang-kadang payah dalam tugas menangkap burung atau tikus. Karakter ini diciptakan oleh Friz Freleng. 6. Hello Kitty hello%2Bkitty5 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Hello Kitty adalah nama untuk sekelompok karakter yang didesain oleh perusahaan Jepang, Sanrio. Karakter utamanya bernama Kitty White, adalah personifikasi dari kucing berwarna putih dengan ciri khas pita atau hiasan lainnya di daun telinga sebelah kiri dan mulut yang tidak digambar. Hak cipta Hello Kitty didaftarkan pada tahun 1976 dan sekarang merupakan merek dagang di seluruh dunia. Pada waktu pertama kali diperkenalkan, target utama pemasaran Hello Kitty adalah anak perempuan, tapi sekarang penggemar Hello Kitty terdiri dari wanita maupun pria dari berbagai kalangan usia. Di Jepang, penggemar berat dan kolektor Hello Kitty disebut Kitty-ra. Pada tahun 2004, barang-barang Hello Kitty menembus pasar lebih dari 60 negara di seluruh dunia. Karakter Hello Kitty sudah merupakan subkultur yang mewakili budaya Jepang. 7. Cyborg Kurochan Cyborg Kurochan 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Cyborg Kuro-Chan adalah seri Manga Shonen yang dibuat oleh Naoki Yokouchi, serial di majalah Kodansha Komik Bom Bom. Ini kemudian diadaptasi menjadi sebuah serial anime yang diproduksi oleh Studio Bogey dan ditayangkan di TV Tokyo pada 2 Oktober 1999 sampai Januari 6 Desember 2001, sebanyak 66 Episode.

Read more at http://uniqpost.com/28965/7-karakter-kucing-dalam-film-kartun-terkenal/#
Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Post uniqpost 323 days ago 1037 2 1. Doraemon doraemon032408 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Doraemon adalah judul sebuah manga populer yang dikarang Fujiko F. Fujio sejak tahun 1969 dan berkisah tentang kehidupan seorang anak pemalas kelas 5 SD yang bernama Nobi Nobita yang didatangi oleh sebuah robot kucing bernama Doraemon yang datang dari abad ke-22. Dia dikirim untuk menolong Nobita agar keturunan Nobita dapat menikmati kesuksesannya daripada harus menderita dari utang finansial yang akan terjadi di masa depan, yang disebabkan karena kebodohan Nobita. 2. Tom famous cartoon character tom and jerry 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Tom and Jerry adalah sebuah serial animasi Amerika Serikat hasil produksi MGM yang bercerita tentang sepasang kucing (Tom) dan tikus (Jerry) yang selalu bertengkar. Seri animasi ini adalah pemenang Academy Award (Piala Oscar) dan membentuk dasar dari seri sukses studio Metro-Goldwyn-Mayer (MGM). Cerita pendek mereka ini diciptakan, ditulis dan disutradarai oleh 2 orang animator bernama William Hanna dan Joseph Barbera (mereka kemudain terkenal sebagai Hanna-Barbera). 3. Garfield famous cartoon character garfield 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Garfield adalah sebuah komik strip oleh Jim Davis yang menceritakan tentang Garfield sebagai tokoh utama yang merupakan seekor kucing peliharaan Jon Arbuckle. Tokoh lainnya adalah Odie, seekor anjing yang kurang cerdas. Pada tahun 2006, komik strip ini dilisensikan kepada sekitar 2.570 surat kabar dan majalah serta memegang rekor pada Guinness World Record sebagai komik strip yang paling luas dilisensikan di dunia. Nama Garfield diambil dari nama kakek Jim, James Garfield Davis, yang dahulu namanya diambil dari nama Presiden Amerika Serikat, James Garfield. 4. Felix The Cat FELIX%2BTHE%2BCAT 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Felix the Cat terinspirasi dari kipling The Cat That Walked By Himself dalam Just So Stories yang dipublikasikan pada tahun 1902. aslinya ia diciptakan oleh seorang animator muda bernama Otto Messmer, dengan filmnya yang berdurasi 5 menit, Feline Follies (1919) dan Musical Mews (1919), saat itu Felix dikenal sebagai “Master Tom”. Lewat filmnya yang ke tiga, The Adventures of Felix, (1919), barulah kucing tersebut memiliki namanya sendiri. Pada tahun-tahun awalnya, kartun-kartun Felix didistribusikan oleh Paramount Pictures, dan kemudian oleh M.J. Winkler. Messmer menyutradarai dan menganimasikan lebih daru 175 kartun Felix the Cat antara tahun 1919 hingga 1929 (10 tahun). Felix adalah tokoh pertama yang dibuat merchandisenya secara meluas, ia mulai pada tahun 1923 hingga 1966. 5. Sylvester Sylvester 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Sylvester J. Pussycat, Sr. atau Sylvester (the Cat) adalah sebuah tokoh kartun dalam serial Looney Tunes dan Merrie Melodies produksi dari Warner Bros. Sylvester memakai nama yang disadur dari felis silvestris. Sylvester menggambarkan seekor kucing berwarna hitam dan putih milik Granny. Sylvester selalu dipelihara Granny. Sasaran yang diincar Sylvester ialah Tweety, Speedy Gonzales dan Hippety Hopper. Sylvester kadang-kadang bekerjasama dengan Wile E. Coyote waktu menangkap Speedy Gonzales dalam adu lomba cepat antara Speedy Gonzales dan Road Runner. Karakter ini kadang-kadang payah dalam tugas menangkap burung atau tikus. Karakter ini diciptakan oleh Friz Freleng. 6. Hello Kitty hello%2Bkitty5 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Hello Kitty adalah nama untuk sekelompok karakter yang didesain oleh perusahaan Jepang, Sanrio. Karakter utamanya bernama Kitty White, adalah personifikasi dari kucing berwarna putih dengan ciri khas pita atau hiasan lainnya di daun telinga sebelah kiri dan mulut yang tidak digambar. Hak cipta Hello Kitty didaftarkan pada tahun 1976 dan sekarang merupakan merek dagang di seluruh dunia. Pada waktu pertama kali diperkenalkan, target utama pemasaran Hello Kitty adalah anak perempuan, tapi sekarang penggemar Hello Kitty terdiri dari wanita maupun pria dari berbagai kalangan usia. Di Jepang, penggemar berat dan kolektor Hello Kitty disebut Kitty-ra. Pada tahun 2004, barang-barang Hello Kitty menembus pasar lebih dari 60 negara di seluruh dunia. Karakter Hello Kitty sudah merupakan subkultur yang mewakili budaya Jepang. 7. Cyborg Kurochan Cyborg Kurochan 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Cyborg Kuro-Chan adalah seri Manga Shonen yang dibuat oleh Naoki Yokouchi, serial di majalah Kodansha Komik Bom Bom. Ini kemudian diadaptasi menjadi sebuah serial anime yang diproduksi oleh Studio Bogey dan ditayangkan di TV Tokyo pada 2 Oktober 1999 sampai Januari 6 Desember 2001, sebanyak 66 Episode. uniqtekno Galaxy Grand, Perpaduan Galaxy S3 dan Galaxy Note 2? Galaxy Grand, Perpaduan Galaxy S3 dan Galaxy Note 2? Gadget Mobile Event uniqgear Range Rover 2013 Karya Lumma Design Range Rover 2013 Karya Lumma Design News Concept Cars New Cars Classic Cars « 7 Selebriti Hollywood Berpenghasilan Triliunan Yang Jatuh Bangkrut 7 Inovasi Transportasi Manusia Di Masa Depan » Posting Terkait Click here to find out more! Entertaintment Karakter-Karakter Terbaik Dalam Film Fiksi Sains dan Fantasi 31 August 20125370 Photography Melihat Kucing-kucing Glamor dengan Wig berwarnanya 22 April 20128131 Post 8 Mitos Kucing Hitam dari Berbagai Bangsa di Dunia 25 November 201147197

Read more at http://uniqpost.com/28965/7-karakter-kucing-dalam-film-kartun-terkenal/#
Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Post uniqpost 323 days ago 1037 2 1. Doraemon doraemon032408 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Doraemon adalah judul sebuah manga populer yang dikarang Fujiko F. Fujio sejak tahun 1969 dan berkisah tentang kehidupan seorang anak pemalas kelas 5 SD yang bernama Nobi Nobita yang didatangi oleh sebuah robot kucing bernama Doraemon yang datang dari abad ke-22. Dia dikirim untuk menolong Nobita agar keturunan Nobita dapat menikmati kesuksesannya daripada harus menderita dari utang finansial yang akan terjadi di masa depan, yang disebabkan karena kebodohan Nobita. 2. Tom famous cartoon character tom and jerry 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Tom and Jerry adalah sebuah serial animasi Amerika Serikat hasil produksi MGM yang bercerita tentang sepasang kucing (Tom) dan tikus (Jerry) yang selalu bertengkar. Seri animasi ini adalah pemenang Academy Award (Piala Oscar) dan membentuk dasar dari seri sukses studio Metro-Goldwyn-Mayer (MGM). Cerita pendek mereka ini diciptakan, ditulis dan disutradarai oleh 2 orang animator bernama William Hanna dan Joseph Barbera (mereka kemudain terkenal sebagai Hanna-Barbera). 3. Garfield famous cartoon character garfield 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Garfield adalah sebuah komik strip oleh Jim Davis yang menceritakan tentang Garfield sebagai tokoh utama yang merupakan seekor kucing peliharaan Jon Arbuckle. Tokoh lainnya adalah Odie, seekor anjing yang kurang cerdas. Pada tahun 2006, komik strip ini dilisensikan kepada sekitar 2.570 surat kabar dan majalah serta memegang rekor pada Guinness World Record sebagai komik strip yang paling luas dilisensikan di dunia. Nama Garfield diambil dari nama kakek Jim, James Garfield Davis, yang dahulu namanya diambil dari nama Presiden Amerika Serikat, James Garfield. 4. Felix The Cat FELIX%2BTHE%2BCAT 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Felix the Cat terinspirasi dari kipling The Cat That Walked By Himself dalam Just So Stories yang dipublikasikan pada tahun 1902. aslinya ia diciptakan oleh seorang animator muda bernama Otto Messmer, dengan filmnya yang berdurasi 5 menit, Feline Follies (1919) dan Musical Mews (1919), saat itu Felix dikenal sebagai “Master Tom”. Lewat filmnya yang ke tiga, The Adventures of Felix, (1919), barulah kucing tersebut memiliki namanya sendiri. Pada tahun-tahun awalnya, kartun-kartun Felix didistribusikan oleh Paramount Pictures, dan kemudian oleh M.J. Winkler. Messmer menyutradarai dan menganimasikan lebih daru 175 kartun Felix the Cat antara tahun 1919 hingga 1929 (10 tahun). Felix adalah tokoh pertama yang dibuat merchandisenya secara meluas, ia mulai pada tahun 1923 hingga 1966. 5. Sylvester Sylvester 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Sylvester J. Pussycat, Sr. atau Sylvester (the Cat) adalah sebuah tokoh kartun dalam serial Looney Tunes dan Merrie Melodies produksi dari Warner Bros. Sylvester memakai nama yang disadur dari felis silvestris. Sylvester menggambarkan seekor kucing berwarna hitam dan putih milik Granny. Sylvester selalu dipelihara Granny. Sasaran yang diincar Sylvester ialah Tweety, Speedy Gonzales dan Hippety Hopper. Sylvester kadang-kadang bekerjasama dengan Wile E. Coyote waktu menangkap Speedy Gonzales dalam adu lomba cepat antara Speedy Gonzales dan Road Runner. Karakter ini kadang-kadang payah dalam tugas menangkap burung atau tikus. Karakter ini diciptakan oleh Friz Freleng. 6. Hello Kitty hello%2Bkitty5 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Hello Kitty adalah nama untuk sekelompok karakter yang didesain oleh perusahaan Jepang, Sanrio. Karakter utamanya bernama Kitty White, adalah personifikasi dari kucing berwarna putih dengan ciri khas pita atau hiasan lainnya di daun telinga sebelah kiri dan mulut yang tidak digambar. Hak cipta Hello Kitty didaftarkan pada tahun 1976 dan sekarang merupakan merek dagang di seluruh dunia. Pada waktu pertama kali diperkenalkan, target utama pemasaran Hello Kitty adalah anak perempuan, tapi sekarang penggemar Hello Kitty terdiri dari wanita maupun pria dari berbagai kalangan usia. Di Jepang, penggemar berat dan kolektor Hello Kitty disebut Kitty-ra. Pada tahun 2004, barang-barang Hello Kitty menembus pasar lebih dari 60 negara di seluruh dunia. Karakter Hello Kitty sudah merupakan subkultur yang mewakili budaya Jepang. 7. Cyborg Kurochan Cyborg Kurochan 7 Karakter Kucing Dalam Film Kartun Terkenal Cyborg Kuro-Chan adalah seri Manga Shonen yang dibuat oleh Naoki Yokouchi, serial di majalah Kodansha Komik Bom Bom. Ini kemudian diadaptasi menjadi sebuah serial anime yang diproduksi oleh Studio Bogey dan ditayangkan di TV Tokyo pada 2 Oktober 1999 sampai Januari 6 Desember 2001, sebanyak 66 Episode. uniqtekno Galaxy Grand, Perpaduan Galaxy S3 dan Galaxy Note 2? Galaxy Grand, Perpaduan Galaxy S3 dan Galaxy Note 2? Gadget Mobile Event uniqgear Range Rover 2013 Karya Lumma Design Range Rover 2013 Karya Lumma Design News Concept Cars New Cars Classic Cars « 7 Selebriti Hollywood Berpenghasilan Triliunan Yang Jatuh Bangkrut 7 Inovasi Transportasi Manusia Di Masa Depan » Posting Terkait Click here to find out more! Entertaintment Karakter-Karakter Terbaik Dalam Film Fiksi Sains dan Fantasi 31 August 20125370 Photography Melihat Kucing-kucing Glamor dengan Wig berwarnanya 22 April 20128131 Post 8 Mitos Kucing Hitam dari Berbagai Bangsa di Dunia 25 November 201147197

Read more at http://uniqpost.com/28965/7-karakter-kucing-dalam-film-kartun-terkenal/#

0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates